Ayo Bergabung Bersama Kami
AMKSI Asosiasi Manager KDKMP Seluruh Indonesia) berkomitmen menghadirkan solusi kongkrit yang berdampak langsung pada kesejahteraan para Manager KDKMP Di seluruh Indonesia , baik di bidang Ekonomi, Sosial, dan Politik. AMKSI Asosiasi Manager KDKMP Seluruh Indonesia) berkomitmen untuk mengawal dan memperjuangkan Hak-Hak dan Kesejahtraan Para Manager KDKMP di Seluruh Indonesia. Selain itu AMKSI Asosiasi Manager KDKMP Seluruh Indonesia) berkomitmen untuk menjadi wadah dan pelindung yang berkekuatan hukum untuk seluruh Manager KDKMP di Seluruh Indonesia.
"Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Manager KDKMP Seluruh Indonesia (DPP AMKSI), Mengajak seluruh Manager KDKMP yang Bertugas Diseluruh Indonesia untuk turut serta dalam mengawal dan berkontribusi langsung dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui pembangunan Ekonomi Desa dari Koperasi, Kami berfokus dalam 5 Konsentrasi Utama yaitu : 1 . Solidaritas Para Manager KDKMP di Seluruh Indonesia, 2. Perlindungan Hak-Hak Kerja pada Para Manager KDKMP di Seluruh Indonesia, 3. Memperjuangkan Kesejahtraan Bersama Para Manager KDKMP di Seluruh Indonesia. 4. Memberikan Pelatihan dan Pendidikan untuk peningkatan SDM yang berkualutas bagi Para Manager KDKMP di Seluruh Indonesia, dan 5. Menjamin dan memberikan perlindungan Hukum bagi Para Manager KDKMP di Seluruh Indonesia "
Bersama Presiden Prabowo, Kami yakin Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bisa mewujudkan Indonesia Emas 2045
Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Manager KDKMP Seluruh Indonesia (DPP AMKSI)
"Sebentar lagi kita akan resmikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, coba dibukalah dalam Sejarah. Buka dalam Sejarah dunia. Ada enggak 25.000 atau 30.000 koperasi bisa di bangun dan diselesaikan dalam satu tahun.Konsep Koperasi adalah gotong royong. Koperasi ini adalah usaha besar, strategis untuk kita memperpendek rantai distribusi, rantai aliran bahan-bahan yang penting bagi masyarakat"
Prabowo Subianto
Presiden Republik Indonesia Ke-8
“"Pemerintah berkomitmen untuk terus memperbaiki tata Kelola MBG dan Koperasi Desa Merah Putih, Kita pastikan setiap rupiahnya benar-benar termanfaatkan dengan baik, dan juga yang paling penting terbebas dari praktik korupsi"
Gibran Rakabuming Raka
Wakil Presiden Republik Indonesia ke - 14
"Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) berfungsi sebagai infrastruktur strategis pemerintah, bukan sebagai supermarket atau toko serba ada.Koperasi ini tidak dirancang untuk bersaing sebagai toko kelontong atau swalayan, melainkan sebagai pusat layanan dan distribusi resmi milik pemerintah di tingkat desa. Koperasi bertindak sebagai pembeli siaga (buyer) untuk menampung hasil bumi warga seperti gabah, beras, dan jagung guna melindungi petani dan menjaga stabilitas harga jika jatuh di bawah ketetapan pemerintah
Zulkifli Hasan
Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan)
"Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) oleh Presiden Prabowo Subianto bermula dari "wangsit" yang juga didukung oleh referensi akademis.ntuk mendirikan koperasi di setiap desa dan kelurahan di seluruh Indonesia guna mengembalikan sistem ekonomi ke jalur konstitusi.Koperasi Merah Putih direncanakan ikut dilibatkan dalam penyaluran bansos agar pemerintah dapat memantau apakah penerima bantuannya sudah tepat sasaran atau belum. Pemerintah menargetkan puluhan ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tuntas dibangun dan beroperasi secara bertahap untuk menggerakkan ekonomi masyarakat desa."
Ferry Juliantono
Menteri Koperasi Republik Indonesia
"Koperasi ini berfungsi sebagai infrastruktur penyaluran barang subsidi pemerintah serta bertindak sebagai offtaker (pembeli siaga) untuk produk hasil pertanian warga. Agrinas menyebutkan bahwa pengoperasian Koperasi Merah Putih di setiap desa atau kelurahan akan dipegang penuh oleh PT Agrinas Pangan Nusantara selama dua tahun pertama sebelum nantinya diserahkan pengelolaannya kepada pihak desa.
Joao Angelo De Sousa Mota
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara
Kami meminta para kepala daerah merangkul semua kepala desa,kepala daerah memiliki peran strategis dalam menghubungkan seluruh rantai pasok, kepala daerah membangun komunikasi yang erat dengan petani, nelayan, peternak, pelaku usaha serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.Dengan demikian, Koperasi Desa Merah Putih benar-benar menjadi penggerak ekonomi lokal.Koperasi Desa Merah Putih bukanlah minimarket maupun toko ritel yang akan menggantikan usaha masyarakat, Kopdes juga bukan berarti kemudian menutup secara paksa minimarket yang ada, Koperasi Desa Merah Putih menyediakan berbagai layanan, mulai simpan pinjam, penyediaan sembako, apotek hingga menjadi agen resmi penyalur bantuan pemerintah.
Bima Arya Sugiarto
Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia
33.785 calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) batch pertama yang telah menyelesaikan diklat akan mendapat penugasan sebagai manajer Koperasi Merah Putih selama sekitar dua tahun,Mereka nanti akan ada penugasan waktu tertentu, paruh waktu tertentu itu kurang lebih selama dua tahun, setelah kegiatan penutupan, para calon manajer KDKMP dan KNMP bakal kembali ke daerahnya masing-masing. Nanti, mereka menunggu panggilan dari panitia pusat. Setelah itu, para calon manajer akan menanti penempatan lokasi untuk bekerja selama dua tahun, yang ditentukan Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN).
Letjen Tri Budi Utomo
Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Republik Indonesia
Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih harus semakin kuat, menjadi tulang punggung perekonomian sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan begitu, hasil pertanian, perkebunan, maupun produk UMKM bisa terserap langsung.Pendirian koperasi ini merupakan bagian dari agenda strategis Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan kehadiran koperasi di setiap desa dan kelurahan di Indonesia.koperasi memberi peluang lebih luas bagi masyarakat untuk memasarkan produk dengan harga yang lebih terjangkau dan bersaing. Kami optimistis, dukungan infrastruktur yang memadai akan menjadikan koperasi sebagai wadah utama dalam menggerakkan ekonomi rakyat.
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia
Pemerintah optimis Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi penggerak ekonomi desa,dan dapat menjadi kekuatan ekonomi baru hingga pelosok desa memperkuat distribusi barang subsidi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Pemerintah menargetkan pembangunan puluhan ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) pada tahun ini. Program tersebut bukan dalam rangka menyaingi warung klontong maupun supermarket melainkan menjadi pusat distribusi bantuan pemerintah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja di pedesaan.
Yandri Susanto
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia
Pemerintah menegaskan proses seleksi manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/kel) Merah Putih dilakukan secara terbuka dan tidak ada praktik titipan dalam rekrutmen tersebut.Kalau kemudian ada masyarakat yang menyebut seolah-olah ada titipan dengan membayar sekian, sudah pasti itu adalah penipuan.proses seleksi dilakukan melalui panitia seleksi nasional (Panselnas) yang melibatkan sejumlah lembaga, dengan koordinasi utama berada di bawah Badan Pengaturan atau BP BUMN dan pelaksanaan teknis rekrutmen dilakukan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN)
Farida Farichah
Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia
Kami siap mendorong 5 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Jawa Timur menjadi anggota Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).Dengan menjadi anggota koperasi, KPM tidak hanya berperan sebagai pembeli, tetapi juga sebagai pemilik yang dapat memperoleh manfaat ekonomi dari kegiatan koperasi.kolaborasi ini semata-mata agar mereka terlibat aktivitas ekonomi produktif.
Saifullah Yusuf
Menteri Sosial Republik Indonesia
Peluncuran 80.081 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) oleh Presiden Prabowo Subianto selaras dengan peran penting koperasi sebagai solusi yang memperkuat ekosistem ekonomi kreatif, khususnya dari daerah.Dengan mengusung semangat gotong royong, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sejalan dengan akselerasi peran ekonomi kreatif sebagai new engine of growth yang dimulai dari daerah untuk membentuk ekosistem usaha yang sehat, produktif, dan mandiri di tingkat desa.Hal ini juga menunjukkan pentingnya koperasi sebagai fondasi ekonomi kreatif dan pilar keadilan sosial sehingga memunculkan inisiatif agregator yang memberi kemudahan akses pembiayaan bagi para pegiat ekraf melalui usaha simpan pinjam.
Teuku Riefky Harsya
Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia